Selasa, 01 Maret 2016

WISATA MALINAU NAN INDAH

Sungai Gita (Gita river)  
Ya, sungai ini seindah namanya Sungai Gita, sungai ini terdapat dipegunungan Mentarang Baru, karena letaknya dipegunungan membuatnya sejuk, dingin, dan sangat cocok untuk kebersamaan bersama keluarga dihari libur. Air yang terdapat disungai Gita inipun sangat jernih, beberapa anak sungai disekitar pegunungan ini digunakan sebagai air mineral-nya Malinau, yaitu Arguma (Air Pegunungan Malinau). Untuk menuju tempat ini, kita butuh waktu satu jam lebih dari pusat kota.

Pemandian Air Panas Semolon/Air terjun Semolon (Semolon Waterfall).
Air terjun Somolon yang berlokasi di kecamatan Menatarang Kabupaten Malinau berbentuk seperti tangga dengan jumlah 9 tingkat. Air terjun ini juga memiliki sumber aliran air panas tersebut terus mengalir dan dapat kita rasakan hangatnya persis di air terjun ini.
 
Sungai Sentaban
Sungai sentaban bisa dibilang salah satu tempat berlibur favorite saya, selain karena udaranya yang sejuk, tempat ini juga memiliki air sungai yang dangkal dan jernih, bebatuan pun terlihat dari atas. Sentaban juga sering dijadikan tempat untuk berkemah, untuk menjangkau tempat ini pun tidak susah, cukup dengan waktu kurang dari satu jam dari pusat kota. Letak sungai ini berada di daerang Mentarang, Malinau Barat.
 
 
Air Terjun Martin Billa 
 Pemandangan dan panorama air terjun Martin Billa yang menawan dengan ketinggian 70 m dari permukaan air laut, yang di hiasi dengan hijau dedaunan Hutan Tropika Ini diantara salah satu obyek wisata alam di Malinau.
 
Hutan Konservasi
Kawasan Hutan Lindung di Kabupaten Malinau mempunyai luas wilayah + 744.647 km2,  yang terbagi dalam 8 Unit Hutan Lindung, yang terdiri dari :
1. Tabah S. Pasilian;
2. Long Ketrok;
3. G. Sondong Batu Binalu;
4. Batu Tidur Hulu Sei Hoja
5. Bukit Juma G. Tukang;
6. Kog Kemul;
7. Batu Roh;
8. Hulu Sei Tabang.
 
Rumah Adat Dayak  
Terdapat beberapa rumah adat Dayak di Malinau. Salah satunya berada di Kec. Pulau Sapi ini.. ditempat ini MUBES PDLKT (Persatuan Dayak Lundayeh Kalimantan Timur) diadakan. Acara ini diadakan 5 tahun sekali.



Beberapa tempat tadi adalah sebagian kecil asset Kabupaten Malinau ini, dengan berbagai sumber daya alamnya Malinau sebenarnya menyimpan banyak keindahan, namun keindahannya masih tersembunyi dari mata dunia, layaknya harta yang tersembunyi. Semoga dengan ini membuat pembaca dapat berpikir lagi tempat yang layak untuk membawa keluarga berlibur.
 
AYO VISIT MALINAU
 
 

Kabupaten Malinau

Kabupaten Malinau adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Kota Malinau. Kabupaten Malinau juga sering disebut Bumi Intimung. Di kabupaten ini terdapat Taman Nasional Kayan Mentarang dengan luas 1.360.050,00 ha.

Lambang Kabupaten Malinau 

Asal usul Malinau

Pada awalnya Malinau adalah sebuah kawasan pemukiman yang semula dihuni suku Tidung. Daerah ini selanjutnya menjadi kampung, berubah menjadi kecamatan. Kini Malinau menjadi ibukota kabupaten.
Berdasarkan keterangan tokoh masyarakat suku Tidung, asal mula timbulnya atau disebutnya nama Malinau saat kedatangan orang-orang Belanda ke pemukiman yang dulunya bernama Desa Selamban. Di desa Selamban tinggal penduduk dari kalangan keluarga Suku Tidung. Sedangkan di seberang sungai terdapat desa Pelita Kanaan yang terletak di tepi sungai Kabiran tempat bermukimnya Suku Dayak Abai.
Pada saat Belanda datang ke desa ini, terjadilah dialog dengan sekelompok Suku Abai, yakni kaum ibu yang sedang membuat sagu dari aren. Orang Belanda lantas bertanya dalam bahasa Belanda yang artinya kurang lebih, "Apa nama sungai ini?". Maksudnya sungai di desa mereka. Penduduk yang mendapat pertanyaan tersebut tidak mengerti. Mereka hanya menduga maksud pertanyaan orang Belanda tersebut, mereka sedang mengerjakan atau melakukan apa. Lantas salah seorang dari mereka menjawab,"Mal Inau" yang maksudnya sedang mengolah atau memasak sagu enau/aren. "Mal" artinya membuat, sedangkan "Inau" artinya pohon enau/aren. Orang Belanda yang bertanya mencatatnya. Jadi nama Malinau lahir secara tidak sengaja.
Kemudian nama Malinau dalam peta dan administrasi Pemerintah Hindia Belanda yang menyebutkan ada nama sungai Malinau. Sejak itulah daerah ini disebut dengan nama Malinau. Sedangkan dalam perkembangannya, daerah Malinau makin banyak penduduknya yang mulai menyebar ke sebelah hulu dan hilir Desa Selamban sebelumnya. Terus berkembang menjadi kota kecil yang kemudian menjadi Kecamatan Malinau. Terakhir setelah adanya pemekaran wilayah Kabupaten Bulungan, Malinau menjadi ibukota Kabupaten, yaitu Kabupaten Malinau. Sejak tahun 2012, kabupaten ini merupakan bagian dari Provinsi Kalimantan Utara, seiring dengan pemekaran provinsi baru tersebut dari Provinsi Kalimantan Timur.
   

Suku bangsa

Ada beberapa suku asli yang ada di Malinau, yakni:

Kenampakan alam

Di kabupaten ini terdapat beberapa gunung-gunung besar yang tergabung dalam rangkaian pegunungan Iban, yaitu:
Pemandangan Malinau Kota dari atas
Pemandangan Kota Malinau dari atas

 



 

 

Senin, 29 Februari 2016

ADMIN 2
Nama : Andy Kurniawan
Kelas : 12 IPA 4
Sekolah : SMA N 1 MALINAU

ADMIN 3
Nama : Usat Njau
Kelas : 12 IPA 4
Sekolah : SMA N 1 MALINAU

Minggu, 28 Februari 2016

ADMIN 1
Nama : Lorensius Yuda
Sekolah : SMA N 1 MALINAU KOTA
Kelas : 12 IPA 4